ist-pasion.com
Berita

Kemitraan NASA-JAXA: Menjelajahi Bulan Bersama dalam Misi Artemis

ist-pasion.com – Dalam upaya terbaru untuk melanjutkan eksplorasi luar angkasa, NASA, bersama dengan pemerintah Amerika Serikat, telah menetapkan tujuan ambisius untuk mengirim astronaut kembali ke Bulan sebelum dekade ini berakhir. Misi ini, bagaimanapun, akan menonjol dengan kehadiran internasional, terutama melalui partisipasi Jepang yang akan mengirim astronautnya sebagai bagian dari ekspedisi ini.

Rencana Kemitraan AS-Jepang

Keterlibatan Jepang dalam misi Bulan ini telah diresmikan melalui perjanjian bilateral antara kedua negara, diumumkan oleh Presiden Joe Biden selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida ke Gedung Putih. Menurut perjanjian ini, astronaut Jepang akan mendampingi kontingen Amerika dalam misi Bulan mendatang, dengan seorang astronaut Jepang dijadwalkan untuk menjadi non-Amerika pertama yang menginjakkan kaki di permukaan lunar.

Sejarah dan Perkembangan Misi Bulan

Hanya 12 orang yang telah berpijak di Bulan, semuanya merupakan astronaut dari Amerika Serikat, sebagai bagian dari program Apollo NASA yang berlangsung dari tahun 1969 sampai 1972. Kini, dengan program Artemis, NASA berupaya membawa kembali manusia ke Bulan, dan kali ini, dengan keragaman yang lebih besar, termasuk astronaut dari negara-negara mitra.

Detail Misi Artemis dan Partisipasi Internasional

Meskipun belum jelas dalam misi Artemis mana astronaut Jepang akan terlibat, Artemis 2, yang dijadwalkan untuk September 2025, akan melibatkan astronaut Kanada Jeremy Hanson dan tidak termasuk pendaratan di Bulan. Ini menetapkan misi lanjutan, Artemis 3 yang direncanakan pada September 2026, sebagai kemungkinan pendaratan bagi astronaut Jepang, yang akan menjadi pendaratan internasional pertama di Bulan sejak era Apollo.

Kandidat Astronaut JAXA dan Persiapan Misi

JAXA, badan antariksa Jepang, saat ini memiliki tujuh astronaut aktif, termasuk dua rekrutan baru yang sedang dilatih untuk potensi partisipasi dalam misi Bulan di masa depan. Pemilihan siapa yang akan bergabung dalam misi Artemis masih menjadi topik yang akan diumumkan.

Teknologi Pendukung: Lunar Cruiser

Misi Artemis juga dijadwalkan untuk mencakup pengiriman Lunar Cruiser, sebuah rover buatan Jepang, yang rencananya akan tiba di Bulan pada tahun 2031 untuk mendukung misi Artemis 7. Kendaraan ini diharapkan dapat beroperasi hingga sepuluh tahun, berkontribusi pada eksplorasi dan penelitian di permukaan Bulan.

Rencana untuk mengembalikan manusia ke Bulan oleh NASA dan pemerintah Amerika Serikat semakin konkret dengan partisipasi internasional yang diwakili oleh Jepang. Melalui kemitraan strategis ini, misi Artemis tidak hanya menandai babak baru dalam eksplorasi antariksa tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam menaklukkan tantangan baru di luar angkasa.

Anda mungkin juga suka...